Bertemu orang baru itu ada yang bilang seperti saat kita membuka kado. Kita tidak tau seperti apa isinya, dan akan selalu ada dua kemungkinan, yaitu suka atau tidak suka, cocok atau tidak cocok, bermanfaat dalam jangka waktu lama atau hanya dalam waktu sekejap. Sama seperti saat bertemu orang baru. Kita tidak pernah tau seperti apa karakter orangnya, meskipun sebelum bertemu secara langsung, kita sudah mengenalnya cukup lama di dunia maya. Sering kan ya, saat kopdar kita bertemu dengan orang yang ternyata karakternya berbeda dengan apa yang kita sangka berdasarkan kehidupan dunia mayanya? Sama juga seperti membuka kado tadi, bisa jadi kita akan merasa 'klik', bisa jadi tidak. Bisa jadi pertemuan tersebut akan berlanjut menjadi pertemanan jangka lama, bisa jadi hanya selintas lalu -- seperti jika kita dikado makanan. Hehe.
Saya termasuk orang yang kesiapan bertemu orang-orang barunya tidak cukup baik. Simpelnya, saya kurang percaya diri alias minderan. Setiap hendak bertemu orang baru, saya pasti grogi. Sibuk bertanya-tanya dalam hati, 'orangnya seperti apa ya, karakternya bagaimana, nanti nyambung gak ya obrolannya, ngobrolin apa ya', dan pertanyaan yang oaling menghantui adalah, 'saya diterima dengan baik gak ya'. Hehe.
Perasaan-perasaan tersebut rasanya bak penjajah yang terus mengintimidasi, dan menjadi penghalang saya untuk berkembang. Maka, perlahan-lahan saya berusaha untuk menumpas perasaan itu. Dan salah satu aktivitas yang membantu saya dama usaha menumpas perasaan di atas adalah ngeblog ini.
Dengan ngeblog, Alhamdulillah saya mendapatkan beberapa teman baru. Teman yang mulanya hanya berinteraksi di dunia maya, beberapa ada yang akhirnya berkesempatan bertemu di dunia nyata. Dan Alhamdulillah, sejauh ini ketakutan-ketakutan saya seperti di atas sama sekali tidak terbukti. Beberapa di antaranya yaitu, Mbak Ella Sofa, Mbak Susindra, Jiah, Mbak Esti, dan yang terakhir adalah Mba Muna Sungkar yang saya temui hari senin lalu.
Mbak Muna Sungkar, pemilik blog www.momtraveler.com, merupakan seorang Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi sekaligus Fakultas Bahasa di Universitas yang bernaung di bawah Yayasan yang mana saya juga berkeja di situ. Meski bekerja di lingkungan yang sama, nyatanya kesibukan membuat janji bertemu kami tidak lantas terlaksana dengan mulus. Beberapa kali pertemuan harus kami tunda lantaran ada pekerjaan yang harus diutamakan.
Minta difotoin sama Mahasiswa yg lagi di lobi. Harap maklum kalo hasilnya jelek, ya :) |
Alhamdulillah, akhirnya setelah beberapakali gagal janjian, hari Senin tanggal 14 maret 2016 kemarin, saya dan Mbak Muna bisa bertemu. Bagaimana kesan pertama saat bertemu Mbak Muna? Cantik. Hihi. Meskipun dari wajahnya Mbak Muna terlihat agak kuyu. Namun, hal itu menjadi sangat wajar ketika di tengah obrolan Mbak Muna mengabarkan sebuah berita yang amat membahagiakan, yang sudah beliau ceritakan di sini.
Bertemu Mbak Muna juga membuat saya malu sekaligus termotivasi. Dengan segala kesibukannya -- mengajar di dua Fakultas, menjadi istri dan ibu -- Mbak Muna juga istiqomah menulis di blog, menulis buku, dan juga menjadi salah satu kontributor sebuah majalah. Wow! Sedangkan saya yang masih single, 'cuma' kerja begini, sudah merasa pantas mengeluh dan menjadikannya alasan untuk tidak istiqomah merawat blog?!
Ya, saya mulai tau sekarang. Bahwa bertemu orang baru selalu membuat kita belajar sesuatu, asal kita jeli melihat 'pelajaran-pelajaran' yang kadang tersembunyi. Bertemu Mbak Muna membuat saya belajar, bahwa saat kita memutuskan untuk menekuni passion, maka kita harus total -- jangan setengah-setengah. Seperti Mbak Muna yang memiliki passion traveling dan menulis yang kemudian ia kombinasikan dan tekuni dengan sangat apik dan total. Terbukti dengan terbitnya buku berjudul 'Jelajah Ujung Barat Indonesia Banda Ceh Sabang' dan blog bertema traveling yang istiqomah ia update. Sukses selalu, Mbak Muna... semoga bisa bertemu kembali di lain kesempatan :)
Makasih rosa sudah menyempatkan waktu bertemu aku. Aku tunggu review bukunya yah :*
BalasHapusSiap mbak :*
HapusMakasih rosa sudah menyempatkan waktu bertemu aku. Aku tunggu review bukunya yah :*
BalasHapusTernyata setelah kenal orangnya..asyik juga kaan?
BalasHapusIya mbak, asyik dan ramah sekali :)
Hapuswahh, Mbak Rosa sudah bertemu Mbak Muna secara langsung, senangnya :)
BalasHapusIya mbak, alhamdulillah :)
Hapussama, saya juga kadang suka grogi kalau bertemu orang baru :)
BalasHapusternyata gak cuma saya ya mbak yg merasakan itu :)
Hapusketemu sama teman blogger biasanya emang seru :D
BalasHapusiya mbak, seneng ya :)
HapusAku juga ngga begitu bisa langsung rame klo baru ketemu yg baru hehe..ini satu lingkup yah sa, asiknya deh :)
BalasHapusIya mbak, samaaaa... makanya kalo kopdar komunitas gitu mikir berkali-kali kalo mau dateng. hehe
Hapushihihi asyiknya yang ketemuannn,mauuu dunk
BalasHapushayuk mbak kapan kita ketemuan ;)
HapusAmin ya robbal alamiinn...
BalasHapussenang banget bisa bertemu sama mbak Muna hhee
Iya mbak, seneng banget :)
HapusYah, paling seru memang ketemu orang baru :D apalagi kita merasa cocok dan nyambung sama dia :D
BalasHapusUwuwuwuwu ketemuuu blogger kece, Mbak Munaa :)) seruuuuu :D
hu'um, betul.. kalo cocok dan nyambung seneng... tp kalo sama2 garing yaaa... kriuk2... hehe
Hapushai salam kenal dari blogger newbie hehe
BalasHapusditunggu kunjungannya :D
Terima kasih :)
Hapus"Mbak Muna juga istiqomah menulis di blog, menulis buku, dan juga menjadi salah satu kontributor sebuah majalah. Wow!"
BalasHapusBagian itu sangat menginspirasi, memotivasi, dan menjadi tamparan bagi saya.
Keren Mba ulasannya ;)
BalasHapusMba MUna memang inspiratif banget :D Mba Rosa juga.. :)
Sama seperti saya, cha. Kalau mau ketemu orang baru pasti kepikiran, saya bisa membawa diri nggak yah, bakalan nyambung nggak yah, dsb..
BalasHapusWah, udah ketemu mbak Muna yaah, senangnya. Saya juga pengagum tulisan-tulisan beliau, mana cantik, suka jalan-jalan pula, bikin mupeng, hhihi..
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
BalasHapussaya juga suka was2 mba kalo ketemu orang baru, jangan2 saya ga membuat dia nyaman dsb
BalasHapusAku lupa ig kapan ketemu mbak Muna pertama kali.
BalasHapusWeeeeh...ternyata kerja di tempat yg sama ya, Mbak. Baru ngerti aku. :D
BalasHapusKrn kesibukan masing2 jdi susah janjian, ya.
Waktu pertama ketemu aku, pye?
BalasHapusMalah oot. Pertama ketemu mbak muna kmarin, kok ayu men....